Ngambek.
Itu yang sedang terjadi, gara-gara Arlen salah cara membersihkan riasan wajah pada mata Kalila, istrinya itu malah mengira Arlen sengaja ingin merusak riasannya, malah mengira Arlen ingin membuat Kalila terlihat jelek, malah mengira Arlen tidak suka Kalila terlihat cantik, malah mengira Arlen masih menyukai Miranda yang pintar dandan dan berpakaian seksi.
Arlen hanya bisa mengusap wajahnya dengan gemas, seberapa besar cara Arlen untuk menjelaskan pada Kalila tentang pengetahuannya yang nol besar soal membersihkan riasan wajah atau seberapa besar Arlen meyakinkan Kalila bahwa tidak ada yang bisa menandingi kecantikan Kalila dengan atau tanpa riasan, wanitanya itu tetap pundung.
Arlen menatap nanar punggung Kalila yang membelakanginya di atas ranjang.
Setelah selesai membersihkan wajah dan mengganti pakaian dengan piyama tidur, mereka sama-sama naik ke ranjang, hanya saja Kalila menolak untuk menghadap Arlen.
"La..." Suara Arlen selembut marshmellow tapi tetap tidak menggugah Kalila untuk bergerak menghadapnya. "Kamu mau sampe kapan marah sama aku?"
Tidak ada jawaban.
"La...aku harus bagaimana untuk kamu percaya, hm?"
Masih tidak ada jawaban.
"La...di mataku, kamu selalu dan akan selalu cantik. Bukan hanya fisik, tapi juga hati kamu."
Kalila sepertinya masih mempertahankan egonya.
Arlen harus memutar otak lagi untuk membuat istrinya itu melihatnya dan kembali jatuh dalam pelukannya. Karena dia sama sekali tidak bisa membiarkan dirinya tidur tanpa memeluk Kalila-nya.
Ah! Hanya ada satu cara!
"La...aku...akh!" Tiba-tiba saja Arlen merintih, tubuhnya meringkuk dengan kedua tangannya yang memegangi perutnya. "Akh.."
Pergerakan pun dirasakan.
"Ar, kamu kenapa?" Pertanyaan dengan suara yang panik itu terdengar. Arlen harus menahan senyum dan mempertahankan ekspresi kesakitannya sedikit lagi.
Arlen memilih untuk menggeleng sebagai respon, dia harus bersandiwara sedikit lagi untuk mencuri kembali perhatian istrinya itu.
"Gerd kamu kambuh! Ya ampun!" Kalila mulai khaw…
Ketika Benci Menemukan Rindu
Bab 59. Maaf Yang Diterima
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
Bunda Dzi'3
rafa kahh?
2026-06-29
1
Mumun Munawwaroh
gembel🤣
2026-05-20
0
Siti Solikah
ga nyambung
2026-05-15
0