Kereta kuda milik Raja Wallace akhir nya sampai di depan kediaman Duke Albert.
Kedatangan Raja Wallace di sambut dengan ratusan prajurit yang berjejer rapi, dan ada juga ke tiga putra Duke Albert yang ikut serta menyambut kedatangan Raja Wallace.
"SALAM YANG MULIA RAJA WALLACE!!!"
Ucap mereka serempak membungkuk kan badan nya Hormat.
"Hem"
Raja Wallace hanya berdehem singkat, dan mengibaskan tangannya, wajah nya begitu datar dengan sorot mata tajam nya.
"Mari Yang Mulia," ucap Alfred, putra pertama Duke Albert.
"Bagaimana keadaan Duches?" tanya Raja Wallace, sambil berjalan masuk di ikuti Alfred, Edmund dan Garfield.
"Beliau tadi sempat tidak sadar kan diri dan terus menangisi yang mulia Ratu," jawab Alfred,lirih.
Raja Wallace menghela nafas nya panjang mendengar jawaban Alfred.
tidak membutuhkan waktu lama akhirnya Raja Wallace dan lain nya sampai di depan pintu kamar pribadi milik Duke Albert dan Duches Seina.
Mereka terdiam di depan kamar, saat mendengar tangisan seorang wanita paruh baya, begitu pilu dan menyesakkan,
Tangisan seorang ibu yang merindukan putri nya.
"Albert bawa putri ku Albert hiks....hiks....hiks..."
"Aku ingin memeluk nya hiks....hiks...aku ingin memeluk nya "
"Tolong Albert hiks....hiks...ini sakit, ini sakit hiks....hiks....."
Tangis Duches Seina memukul-mukul dada nya.
Duke Albert hanya mampu memeluk istrinya, dengan perasaan yang hancur.
Duke Albert juga merindukan putri nya.
"Sayang, Ayah rindu Nak," batin Duke Albert dengan mata memerah.
Alfred, Edmund dan Garfield, tiga kakak laki-laki Ivara yang masih ada di balik pintu kamar orang tua nya, memalingkan wajah mereka, dengan mata memerah dan tangan terkepal kuat.
Hati mereka sakit mendengar tangisan Ibu mereka.
Sama halnya yang di rasakan Raja Wallace, hati Raja Wallace seperti teriris, mendengar tangisan Ibu mertua nya yang sudah Raja Wallace anggap sebagai Ibu kandung nya sendiri.
Selama tujuh tahun ini Raja Wallace cukup sering mengunjungi kediaman Duke Albert, untuk sekedar melihat k…
Kembalinya Ratu Tangguh
SURAT
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 161 Episodes
Comments
Fatia
awalnya lihat judul (surat) biasa aja, tapi pas saya lihat awal hingga mau sampai akhir, sedih, nyesek dan pas lihat saat hiro baca surat, fix saya kaget dan deg deg kan sama seperti yg baca surat😱
bikin penasaran aja thor😤
2024-11-07
0
Ayu Septiani
hanya 2 kata mampu membuat Hiro berpikir keras. tenang Hiro ratu wallace dan para pangeran selamat dari kematian.
ayo lanjut up lagi kak author..... makin seru dan makin penasaran sama kelanjutannya.
2024-11-07
0
Tisya
kak.ator sy ikut nangis looo...😭mogo2 ivara cepat pulang kasian bundanya kak tor..😢tapi walau pun nangis .tetap tunggu kelanjutan nya.hiro langsung paham klau bos nya masi hidup... makasih kak tor..☺️
2024-11-07
0