Kantor kepala sekolah terlihat lebih mencekam dari biasanya. Di sana, beberapa wajah remaja yang dulu selalu memamerkan senyuman sinis kini tampak pucat pasi. Ruangan itu tidak besar, tetapi suasana dinginnya membuat seolah-olah dinding semakin mendekat, menciptakan rasa sesak. Di depan mereka, duduk kepala sekolah dengan wajah penuh kekecewaan. Di sebelahnya, terdapat seorang pria dengan aura otoritas tak terbantahkan. Alex.
Dhisa duduk tenang di kursi sudut, mengenakan seragam sekolah rapi, tetapi aura dingin dari sorot matanya membuat seluruh ruangan itu terasa seperti berada dalam bejana es.
"Dilla, Lina, Keisha, Brian," panggil kepala sekolah dengan suara yang tegas namun terukur. "Kalian sudah diberi waktu untuk menjelaskan, tetapi setelah penyelidikan mendalam, hasilnya tetap tidak berubah. Kalian semua bersalah."
Brian, yang selalu merasa bahwa dirinya tak tersentuh, memberanikan diri berbicara, meskipun suaranya terdengar lemah. "Pak… Ini hanya salah paham. Kami memang suka bercanda dengan Dhisa, tapi itu tidak serius."
Dhisa, yang selama ini hanya mendengarkan, akhirnya bangkit dari kursinya. Langkahnya menghentak ke tengah ruangan, berdiri di depan para pengganggunya. Semua mata tertuju padanya, dan wajah-wajah itu kini benar-benar kehilangan keberanian.
"Candaan?" tanya Dhisa, nada suaranya tajam seperti pedang. "Pukulan di lengan? Melempar buku ke wajahku? Mengunci pintu kamar mandi hingga aku menangis meminta tolong? Itu semua candaan menurutmu, Brian?"
Brian tidak bisa menjawab. Keisha menggigit bibirnya, menunduk dalam-dalam, berharap Dhisa tidak akan menyebut namanya. Tetapi Dhisa tidak berhenti di situ.
"Keisha," lanjutnya, membuat gadis itu tersentak. "Kau ingat saat kau memimpin teman-temanmu untuk memanggilku ‘boneka rusak’ di depan kelas? Saat kau menyembunyikan tas dan bukuku hanya karena kau pikir aku tidak pantas berada di sini?"
Keisha mengangkat wajahnya, tetapi tidak ada keberanian di matanya. Lina dan Dilla mencoba tidak terlihat, tetapi…
Transmigrasi Ayudisha Si Barbar Menjadi Gadis Culun
Pelajaran Untuk Para Pembully
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 186 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
tp kok Awan dn Angit gak di hukum ya kan mereka jg sama jahat sama Dhisa 😏😏
2025-10-05
0
Siti solikah
untung raga ayu dihuni oleh disha
2025-09-11
0
Siti Solikah
bagus
2026-06-25
0