Selama 2 jam berada di ruang bersalin akhirnya bayi tersebut lahir, bayi yang sangat cantik, nampak jelas ada raut wajah Dimas di wajah bayi mungil tersebut.
Anjas berulang kali menciumi Lili, ingin coba menghapus rasa cemburu yang coba menguasai hati.
Bayi tersebut bukan hanya anak Dimas dan Lili saja, tapi anaknya juga.
Tangis bayi itu pun seketika menggelegar, hingga membuat Lili bisa tersenyum.
"Mas," panggil Lili lirih pada Anjas.
Yang dipanggil pun segera menatap sang istri dengan lekat, siaga satu jika Lili butuh apapun.
"I Love you," ucap Lili lirih, pelan sekali. Namun gerak bibirnya nampak jelas saat mengucapkan kata cinta itu.
Tanpa pengorbanan Anjas, sang anak tidak akan bisa lahir dan mereka tetap bisa bersama seperti ini.
Anjas tak bisa menjawab apa-apa, dia hanya kecup istrinya dengan begitu mesra.
Dokter Bella yang melihat pemandangan itu pun tidak mengganggu sedikitpun, bahkan memberikan waktu sebanyak-banyaknya kepada sepasang suami istri tersebut untuk bersama.
Karena dia pun memahami situasi ini, bahwa anak yang dilahirkan oleh Lily bukanlah anak hasil pernikahan mereka, melainkan anak Dimas.
Bukan hanya Bella, bahkan orang-orang di kalangan Mereka pun telah mengetahui kebenaran itu karena konferensi pers yang pernah dilakukan oleh Dimas.
"Sayang, aku ingin melihat anak kita," ucap Lili pula setelah ciumannya dengan sang suami terlepas.
Anjas mengangguk dengan antusias, lalu meminta kepada sang dokter untuk segera menyerahkan anak tersebut kepada ibunya.
Lili dan Anjas memandangi bayi mungil itu, mereka sepakat untuk mengatakan bahwa anak perempuan ini mirip dengan Dimas.
Kedua berbagi tawa, meski sebenarnya ada sedikit di hati Dimas.
"Sayang," panggil Lili kemudian.
Anjas menatap istrinya, seraya membelai lembut wajah Lili. Menyelipkan rambut sang istri yang sedikit berantakan ke belakang telinga.
"Hem, apa?" tanya Anjas kemudian.
Tapi bukannya langsung bicara, Lili malah menangis.
Menangis tanpa suara dan menangis dengan senyum…
Dream Wedding
DW Bab 65 - Nanti
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Eli sulastri
jadi ingin ikut nangis sama Dimas bagaimanapun juga dia anaknya
2025-08-22
0
andi hastutty
Sabar Dimas
2024-08-04
0
himmy pratama
sabarlah dim..
2024-07-14
0