Selena sudah tak sabar ingin melihat Brandon dan menunjukkan kalau bayi mereka sehat. Ia terus mengusap perut seraya mengajak komunikasi anaknya. “Sebentar lagi kalian akan melihat Daddy, Sayang, mungkin tempat bertemu kami kurang enak terdengar. Tapi, percayalah kalau Daddymu sedang berjuang supaya bisa memberikan kehidupan yang lebih baik lagi.”
Seakan paham dengan ucapan Selena, bayi di dalam perutnya tiba-tiba menendang. Dia menengok ke belakang saat mendengar ada suara langkah kaki. Senyum langsung merekah saat melihat ada orang yang selama ini dinanti sedang diantarkan berjalan ke arahnya.
“Itu Daddymu, jangan pernah malu memiliki orang tua seorang mantan pecandu, oke? Setidaknya dia selalu mengusahakan yang terbaik untukmu.” Selena memang selalu membangun kedekatan emosional dengan cara mengajak berkomunikasi.
Meskipun ini baru pertama kali mereka akan bertatap muka secara langsung dalam kondisi perut Selena yang sudah besar, tapi nampaknya anak itu sudah sering didongengkan tentang Brandon Brooks. Sehingga sejak tadi menendang perutnya seperti tak sabar ingin bertemu.
Salah satu tim medis itu mendudukkan Brandon di kursi dan berhadapan dengan Selena. “Tuan dan Nona, saya tinggal ke dalam. Waktu kalian hanya satu jam,” pamitnya.
Selena mengangguk diiringi sebuah senyuman manis. “Terima kasih, akan ku manfaatkan dengan baik enam puluh menit yang kau berikan.”
Tim medis itu mengayunkan kaki meninggalkan Brandon dan Selena. Di taman tersisa dua orang tersebut.
Sunyi, tidak ada obrolan sama sekali. Selena sejak tadi hanya tersenyum melihat Brandon. Tapi, semakin lama justru memudar karena pria itu diam saja dan tak merespon apa pun.
Brandon hanya melihat Selena dengan datar, dari atas sampai ke perut buncit wanita itu.
“Ini anak kita, apa kau tak senang melihat kami datang menjenguk?” Selena memulai pembicaraan.
“Senang.” Brandon menjawab dengan datar dan tak ada ekspresi apa pun.
“Lalu, kenapa kau diam saja?”
“Karena aku malu dengan kalian yang harus datang ke p…
Ecstasy
Part 23
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments
Anisatul Azizah
Brandon satu2nya tokoh novel pria yg pernah kubaca, yg mudah meneteskan air mata saat sedih🥰
2024-06-06
0
Rita Astutik
😭😭😭😭
2024-02-20
0
Rose Winn
meweeekkk😢😉😭😭
2023-10-23
1