“Bilqis.”
Laila langsung berlari menghampiri sang putri yang baru saja membuka gerbang rumahnya. Sejak mendengar suara deru mobil yang berhenti di depan rumahnya. Laila langsung keluar untuk melihat siapa yang datang. Radit pun mengekori langkah sang ibu.
Laila memeluk Bilqis. “Bilqis. Ibu menghubungi dari tadi, tapi ponselmu tidak aktif.”
Bilqis menerima pelukan sang Ibu. Terlihat raut wajah cemas di sana. Walau ia sudah menikah dan bukan lagi tanggung jawabnya, tapi seorang ibu tetap lah seorang ibu yang selalu menunggu kabar putrinya yang menghilang. Walau Alex berkata Bilqis baik – baik saja, tapi Laila tetap tidak tenang sebelum bertemu Bilqis.
Laila melonggarkan pelukan dan mengusap tubuh putrinya. “Kau baik – baik saja kan, Nak? Kemana saja kamu seharian?”
“Ibu, sudah Mba Qis jangn di tanya terus. Suruh masuk, kasihan sudah malam.” Radit menginterupsi.
Radit juga melihat Tina yang berdiri di kap mobilnya. “Kak Tina, makasih ya.”
“Sama – sama, Dit,” jawab Tina tersenyum.
Laila ikut menoleh ke arah Tina. Sedari tadi ia tidak sadar bahwa ada orang lain selain mereka bertiga. “Ya ampun, Nak Tina. Makasih a udah anterin Bilqis pulang.”
Laila hendak menghampiri Tina dan Tina pun mendekat. Wanita itu mengamil punggung tangan Laila dan menciumnya.
“Jadi, dari siang Bilqis di rumahnya Nak Tina?”
Tina mengangguk. “Iya, Bu.”
“Oh, syukur lah.” Laila dapat bernafs lega. Ia takut Bilqis kecewa dan pergi jauh. Laila takut jika putrinya tak kembali.
Tapi ternyata, Bilqis bukan tipe anak yang lari dari kenyataan. Walau semula Bilqis kecewa, tapi sebisa mungkin ia mengobati dirinya dengan cepat. Bilqis juga bukan tipe orang yang larut dalam kesedihan. Ia selalu memiliki cara sendiri untuk mengobati segala beban di hati.
“Ibu takut. Ibu kira Bilqis kabur jauh,” ucap Laila yang ditanggapi senyuman oleh Tina.
“Tidak mungkin, Bu. Selain karena Bilqis tidak bisa jauh dari Ibu, ada seseorang yang juga tidak bisa jauh dari Bilqis. Jadi dia ga akan kabur jauh.” Tina meledek sahabatnya…
Menaklukkan Bos Killer
Menerima takdir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 141 Episodes
Comments
Rumiyati Hanif
akhir mereka berdamai dgn keadaan....alex bnyak bngeet akalnya😄
2026-09-27
0
Rahmi Mamimima
wkwkwkk kluarga humoris
2025-03-18
0
Azzahra Nabilla Putri
kok baca ini nyesek bgt ya sampe ikutan mewek 🙈
2023-03-17
1