Keesokan paginya, Lara dan Phoenix terbangun karena suara gedoran di pintu kamar mereka.
Lara langsung terbangun karena hal itu. Sedangkan Phoenix tampak menutup telinganya dengan bantal lalu memeluk tubuh Lara.
Lara membuka tangan Phoenix yang melingkar di perutnya.
"Itu aunty, bangunlah," ucap Lara yang segera bangun tetapi Phoenix masih tak melepaskan.
"Hei, lepaskan aku." Lara mencubit tangan Phoenix hingga akhirnya Phoenix melepaskan tangannya tetapi tetap memejamkan matanya.
Lara langsung menuju kamar mandi dan mandi dengan cepat. Setelah itu dia memakai bathrobenya dan segera membuka pintunya.
Lara lega tak ada siapapun di depan pintu kamarnya. Lalu Lara langsung masuk ke dalam kamar di seberang di mana Iris tidur di sana semalam.
"Nona, kau sudah bangun?" tanya Iris yang masih berada di dalam kamar.
"Hmm," jawab Lara dan membuka kopernya lalu mengambil pakaiannya.
"Oh ya, semalam ponselmu terus berbunyi. AKu tak berani mengangkatnya karena itu dari Gonza," kata Iris.
"Ya, aku akan meneleponnya sebentar lagi," jawab Lara dan mulai memakai bajunya di depan Iris.
"Kau tetap saja selalu memakai bajumu di manapun," kata Iris.
"Itu mempersingkat waktuku, Iris."
"Apa kau melakukan hal itu di depan Gonza?" tanya Iris kepo
"Apa kau gila?" sahut Lara.
Iris tertawa pelan.
"Ayo kita makan, mungkin semua sudah ada di bawah," ucap Lara.
"Kau tak memanggil tuan Phoenix juga?" tanya Iris.
"Dia masih tidur dan aku tak akan membangunkannya. Dia cukup menyiksaku semalam," jawab Lara.
"Hohohoho ... Kalian pasti sudah sangat lama tak bertemu," goda Iris.
"Ya, dan aku tak akan menceritakannya padamu karena kau bisa iri jika mendengarnya," jawab Lara.
Iris mencebik karena hal itu.
"Lihat saja, aku akan bisa menjerat Gonza sebentar lagi," ucap Iris.
"Dia seperti kutub utara, Iris. Perjuanganmu akan sangat panjang untuk melelehkannya," kata Lara dan keluar dari kamarnya diikuti oleh Iris di belakangnya.
"Ya, kau benar. Bayangkan, 10 tahun dia masih membeku seperti es. Oh my God, s…
BECOME AN ANTAGONIST
#81
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 138 Episodes
Comments
Ds Phone
ada halangan
2024-09-10
0
Katarina Istinganah
Kecewa tentunya
2024-09-03
0
Anisa Fitria
seperti sebuah lagu iris
2024-02-27
1