Sebuah ruangan gelap berdiri seorang pria yang tidak asing. Dia menatap kosong di kegelapan. Tidak terlihat dia sadar apa yang dia lihat. Tubuh dia yang terlihat diam membatu.
Candra yang diam di sana tidak terlihat hidup sampai dia mengedipkan mata. Ketika kedipan pertama dia tidak bergerak. Ketika sampai kedipan keempat dia mulai menggerakkan jari kecilnya.
"Mimpi?"
Dia mencoba mencubit pipinya, secara kasar dia tidak merasakan sakit. Tetapi tekstur kulit terasa nyata baginya.
"Yo akhirnya bertemu?"
Sosok yang sama persis dengan Candra muncul dalam kegelapan. Sebuah penampilan yang tidak asing, bukan tidak asing melainkan sosok Candra itu sendiri.
Satu pembeda yaitu Candra yang muncul memiliki rambut putih pekat dengan corak hitam berkebalikan dengan Candra yang asli.
"Siapa? Jangan bilang kayak Zanp**** dari anime Ble****."
"Ahaha tentu saja bukan." Tawa kecil itu membuat ruangan bergetar.
"Oke sebut saja diriku adalah dirimu yang lain."
"Kayak klise banget."
"Mau dijelaskan bagaimanapun diriku dan dirimu sama."
"Hmm. Meragukan sekali."
"Tentu saja begitu sih. Tapi mari jelaskan aku ini apa lebih ribet."
"Baiklah mohon penjelasannya." Dia duduk di lantai gelap pekat itu.
"Di luar aku memperkenalkan diri sebagai White First. Itu kayak terlalu ribet."
Sosok itu langsung memiringkan kepala dan sadar kalimat yang tepat.
"Aku adalah Gen si Putih yang tertanam dalam dirimu."
Si putih atau White Meet salah sosok yang dikenal di negara ini yang merupakan sosok paling bahaya. Si Putih menjadi sosok paling ditakutkan karena kekuatan misterius dia.
Kemudian Gen atau sel dari si putih ada pada Candra. Padahal dia tidak terlibat akan sesuatu dengan si putih sampai dia masuk TPL.
"Jadi kenapa dirimu ada di dalam diriku."
"Kenapa bisa disini. Benar juga, paling mungkin karena orang tuamu."
"Ayah dan Ibu ku?"
"Benar, aku tadi bilang kan aku adalah Gen si putih darimu."
"Hmmm?." Candra memasang wajah bingung dengan jawaban itu.
"Ahaha. Ibu mu punya gen si Putih dan melahirkan dir…
Kami Ini Villian
57
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments