Sore hari yang cerah. Reza tiba di kantornya, dan langsung menuju ke ruangan pribadinya. Disana ada lemari berisi pakaian dan jasnya, hingga Ia pun segera mengganti dengan yang lebih formal.
"Kamu dimana?" tanya Papa Erland via telepon.
"Di kantor, sebentar lagi ke ruang rapat."
"Oke, cepat. Para anggota dewan sudah menunggu."
"Siap...." ucap Reza dengan begitu antusias. Ia pun segera pergi, setelah menyimpan cincin yang Ia beli di dalam laci lemari, lalu menguncinya dengan rapi.
"Selamat siang, Pak." sapa seorang karyawan padanya.
Reza membalas dengan ramah, sembari menganggukkan kepala padanya. Itu lah kelebihan Reza, begitu ramah dengan para karyawan, dan lagi Ia murah senyum. Tak seperti Bagas, yang memang terlalu tegas, dan terkesan dingin bagai es batu.
Maka dari itu, beberapa orang berasumsi Reza lebih baik dari Bagas. Dan itu adalah orang-orang yang Pro dengan Om Edward.
"Selamat siang, eh sore." sapa Reza, pada orang yang telah menunggunya.
Karena tak menunggu siapapun lagi, rapat pun di mulai.
"Ada rumor mengatakan, jika Bagas dapat bicara?"
"Siapa, yang mengatakannya?" tanya Reza, dengan mode seriusnya. Tak kalah dengan Bagas ketika melakukan hal itu.
"Kabar burung, dapat di dengar dari mana saja. Hanya tinggal jawaban, Iya atau tidak."
"Iya.... Tapi, hanya baru beberapa kata. Dan itu pun, ketika memanggil istrinya." jawab Reza.
Semua anggota kembali berdiskusi. Beberapa diantara mereka bernafas lega ketika kabar baik datang. Dan yang lain, seolah cemas untuk menyambut kesembuhan Bagas.
"Sebelumnya, saya minta maaf pada kalian semua. Bukan bermaksud merahasiakan, tapi... Hanya ingin agar keadaan kantor tetap stabil. Dan untuk Pak Bagas, Beliau perlu fokus untuk mencapai sebuah kesembuhan. Berbagai macam terapi, dan semua usaha pun telah di lakukan. Jadi, saya mohon pengertiannya." Reza membungkukkan badan pada mereka semua.
Mau tak mau mereka mengangguk setuju. Pro dan kontra saling diam untuk saat ini, meski akan ada rencana lain nantinya.
Tak lama kemud…
Suamiku Pria Lumpuh
Tendangan maut, ala Cinta.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 241 Episodes
Comments
febby fadila
tendangan cinta apaan bikin mati iya 🤣🤣🤣🤣
2026-09-13
0
Daechwita 💜
ternyata banyak ARMY disni☝️
2026-01-19
0
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
bukannya sdh tau ya kalau Olin melamar kerja jadi OB kok kalimatnya terkesan baru saja tau dan terkejut.
2024-05-01
2