#48

Er..", panggil Cal santai.

"Sayang..kau disini?apa kau sudah makan..kemarilah duduk bersamaku", jawab Er yang terlihat santai karena dia merasa tidak melakukan kesalahan apapun.

"Aku sudah makan bersama Sheila..sejak tadi aku menunggumu tapi ternyata kau pergi bersama gadis ini", ucap Cal to the point.

"Cal..kami meeting diluar dan Max sedang ada urusan penting..duduklah disini".

Cal tetap berdiri di tempatnya dan enggan duduk. Rosi tampak menunduk karena merasa tidak enak dengan situasi ini.

"Bukankah kau akan memindahkan dia ke divisi lain Er?mengapa belum kau lakukan?".

"Cal..bisakah kita bicarakan ini nanti?", Er sudah terlihat kesal pada Cal.

"Tidak..aku ingin jawaban sekarang..aku sudah bilang aku tidak menyukai dia berada didekatmu..apa kurang jelas?".

"Cal..please ..", Er berdiri dan menarik tangan Cal untuk membawanya keluar.

Tapi Cal melepasnya dengan kasar.

"Kau tahu Rosi...bersikaplah sebagaimana karyawan lainnya di perusahaan ini..apa kau merasa sangat hebat karena Bosmu mentraktirmu makan diluar..jangan berharap lebih", ucap Cal kepada Rosi.

Rosi tampak menunduk dan menangis. Dia merasa sakit hati dan malu atas kejadian ini. Karena beberapa pengunjung restoran memperhatikan mereka.

"Cal!!", Er sudah tidak bisa menahan emosinya lagi.

"Lihatlah dia menangis..dasar cengeng..", gertak Cal.

"Oh God...Cal", Er menarik tangan Cal dengan kasar dan membawanya keluar restoran.

Cal hampir saja tersandung jika saja Sheila tidak menariknya.

"Tuan..biar aku yang membawa nyonya Cal", Sheila berusaha menengahi.

"Temani Rosi ", perintah Er.

"Baik Tuan".

Cal semakin sakit hati atas perhatian Er pada Rosi.

"Er tanganku sakit..apa kau akan mematahkan tanganku?".

"Apa maumu Cal..bukankah aku sudah menjelaskan, Rosi sudah kuanggap adikku sendiri dan hubungan kami hanya sebatas itu..tolong jangan kekanak kanakan", kesal Er.

"Pilih aku atau dia", kata Cal singkat.

Cal tidak ingin berdebat terlalu panjang. Menurutnya itu tidak ada gunanya.

Er hanya terdiam. Dia benar benar tid…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Hariyanti

Hariyanti

er tidak peka🤔dia yakin bisa jaga hatinya tapi dia lupa dgn hati wanita yg ada disekitarnya.

2026-03-20

0

Nur Syamsi

Nur Syamsi

sadar Ar, Kumungkiban jg Alnya ngidam jjd moodnya kurang bagus

2024-12-09

1

Dewi Yanti

Dewi Yanti

mungkin cal msh ada trauma dr kisah ibu dan ayah nya, makanya dia bersikap sprt itu

2024-10-13

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!