Adhy selalu keluar malam sampai pukul tiga pagi. Di jalan keramat nomor 13, motornya tiba-tiba mogok.
"Ah sial. Malam ini apes gue!" gerutunya. Adhy menendang keras ban motor yang bocor. Dia mulai membuka dasbor dan mulai memompa bannya. Mujur dia bawa alat pompa ban mini yang dia taruh untuk jaga-jaga kalau tiba-tiba bannya bocor.
"Ada guna juga alat ini." gumam Adhy. kemudian dia mulai menstater motornya.
"Kok nggak bisa hidup, ya? Bannya udah ganti, kok." Adhy tercenung sejenak. Di mana kesalahannya. Motor itu keluaran Yam** terbaru, tak ada keluhan selama ini.
"Aneh, deh..."
Di saat sedang menstater motornya berkali-kali, terdengar sesuatu mendekati dirinya. Seperti benda yang melompat-lompat...
Adhy menoleh ke belakang tetapi tidak ada siapa-siapa di sana. Bulu romanya meremang. Dia merasa merinding.
"Malam ini bukan malam jumat, tapi kenapa aku merasa gelisah ya, belum lagi aku berhenti di jalan keramat ini. Sungguh mengerikan."
Saat sedang bicara sendiri, seseorang bersuara dari belakang, "Mas motormu bagus, ya. Saya pengen mencobanya. Boleh pinjem sebentar?"
Deg!
Suara siapa itu? Adhy menoleh tidak ada siapa-siapa di belakangnya. Lalu, siapa yang bersuara itu, ya?
Adhy berusaha menghidupkan mesin motornya, karena dia merasa ada sesuatu di belakangnya tanpa terlihat. Dia sudah sangat yakin apa itu.
Seseorang itu mencolek pundaknya. Berkali-kali Adhy menoleh, tapi tidak ada seorangpun. Lama-lama dia kesal dan mengumpat, Hoi! Kalau lu manusia tunjukin muka lu sekarang!"
Hening sekali. Adhy masih mendengar seseorang yang sedang melompat-lompat di tempat.
Adhy lari dari tempat itu. Dia sadar setelah beberapa meter jauhnya, ia kembali lagi karena motornya.
Saat Adhy melangkah ke arah motornya. Suara orang itu menegurnya lagi. "Hei kamu! Jangan biarkan motor ini di sini. Nanti dicuri!"
Adhy mencari-cari asal suara itu, tidak ada satu orang pun di sana. Lantas siapa ya?
Sesuatu terdengar lagi. Sangat jelas... kali ini tepat di belakang Adhy.
WAAAH! POCONG!
"Yaelah dasar manusia! Udah tau gue ini setan jenis pocong masih aja teriak-teriak panggil nama pocong! Gue tau, gue emang tampan!"