Hari ini adalah hari dimana wisuda para taruna tingkat IV yang lulus dari pendidikan Akademi militer tahun ini.
Shezaan, seorang anak kyai sekaligus pengurus pesantren milik keluarganya,ia datang hari ini dengan perasaan bahagia karena Zian lelaki pujaan hatinya lulus dan diwisuda setelah 4 tahun melewati kerasnya pendidikan di Akademi militer.
Saat berjalan mendekati Zian,ia melihat ada seorang wanita yang tak asing baginya memegang tangan Zian. Semakin mendekat,ia mendengar ucapan seorang wanita yang sepertinya orang tua dari Zian.
"Zian,ini Dira dia calon istri yang mama pilihkan untuk kamu"
DEG.
Hati Shezaan sakit seperti ada pisau tajam yang menusuk hatinya. Ia berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh dan terus melangkah mendekati Zian dan keluarganya.
"Mas Zian" panggil Shezaan
Zian yang mendengar panggilan wanita pujaannya langsung menoleh dan melepaskan tangan wanita yang dengan lancang memeluk tangannya.
Shezaan menyodorkan sebuah buket bunga yang cukup besar dan hiasan boneka dengan baju tentara,lengkap dengan pin nama Zian dan tanda pangkatnya.
"Selamat ya,semoga mas sukses selalu,maaf Zaan telat,tadi ada urusan,dan.."Suara Shezaan bergetar menahan tangisnya.
"maaf aku cuma bentar aku ada urusan lain, assalamu'alaikum"pamit Shezaan setelah Zian menerima bunga dan boneka pemberiannya juga mencium tangan kedua orang tua Zian.
Shezaan berlari disusul Zian yang ikut mengejar Shezaan. Tak perduli ia menjadi pusat perhatian orang,tujuannya saat ini adalah stasiun untuk segera kembali ke Semarang dan segera terbang ke Turki atau Kairo untuk menuntut ilmu.
Tiba-tiba saja ia menabrak sosok tinggi dan berkulit putih yang pernah ia temui. Luthfi! ya itu adalah Luthfi,lelaki yang dikenalkan abangnya waktu itu.
"Lho zaan kok kamu ada disini?kenapa nangis?" tanya Luthfi yang heran sekaligus panik
"Abang,tolong Zaan,bilang ke orang yang tadi kejar Zaan kalau aku tunangan abang,nanti aku ceritain semuanya"ucap Zaan memohon.
Saat Zian sudah dihadapan mereka ia bertanya-tanya kenapa Zaan bisa mau memeluk lelaki yang termasuk anggota PM tersebut,padahal Shezaan itu anti jika terlalu dekat dengan lawan jenisnya,ia tahu itu.
Luthfi hormat kepada Zian,kemudian Zian bertanya siapa Shezaan mengapa tahu Luthfi dan bisa dekat dengan Luthfi.
Luthfi pun memberi tahu Zian bahwa Shezaan adalah tunangannya. Terkejut! Ia menatap Shezaan tak percaya,setelah sedikit berdebat,akhirnya Zian pergi dengan rasa kecewanya.
***
Beberapa tahun berlalu,kini Shezaan sudah tumbuh menjadi seorang wanita dewasa yang kaya akan ilmu namun tak membuatnya lupa diri. Sekarang ia sedang berkumpul bersama seluruh keluarganya.
Setelah makan malam,ia pun masuk kedalam kamarnya,ia membuka buku diary nya dan menuliskan semua keluh kesah hatinya. Mulai dari hal menyenangkan sampai kegalauan hatinya karena semalam setelah ia shalat dan meminta jodoh terbaik kepada Allah ia dimimpikan dengan sosok lelaki yang memakai baju PDU 1 TNI AL memegang tangannya dan memberinya bunga.
Ia menyimpan buku tersebut kemudian berbaring. Jujur saja ia masih terbayang sosok Zian,sosok yang dulu menjadi calon suaminya dan berujung kandas karena dijodohkan orang tua.
Karena lelah,akhirnya Shezaan tertidur. Saat pagi hari ia sudah langsung pergi menuju dapur untuk memasak. Setelah selesai,ia meminta bantuan santri untuk menata sedangkan dirinya pergi untuk mandi.
*********
Assalamualaikum semuaa kayaknya cerpen sampe sini aja Krn aku bakal bikin novelnya dan just info aja ini cerita diambil dari novelku yang judulnya.
1.Ustadz Tampan Pilihan Ayah
2.Ustadz I love you
Dibaca juga ya jangan lupa hhe😅 makasih semuanya jangan lupa di like! rencananya bakal ada novel baru ttg Shezaan ini😉
Yang mau tau lanjutannya boleh baca nanti di novelnya,untuk pengumuman nya ada di novel ke-1 dan 2,disana khusus Shezaan aja:)
Biar gak bingung juga boleh baca novel sebelum²nya,dan kayaknya novel Shezaan itu bagian terakhir dari cerita Ustadz Tampan Pilihan Ayah,untuk selanjutnya aku bikin cerita baruuu🤗🤗
Oke lah gitu aja karena ini pasti kepanjangan wkwk
Thank you and love you all<3
Assalamu'alaikum..