Malam hari dikota paris turun salju untuk pertama kalinya ditahun ini. Jalanan di paris kini mulai tertutup salju berwarna putih nan dingin. Banyak orang berlalu- lalang dijalanan dengan tergesa- gesa, mereka ingin secepatnya pulang kerumah dan duduk didepan perapian sembari menikmati secangkir coklat panas untuk menghangatkan tubuh.
Seorang gadis berambut pirang dan bemata hazel tengah berdiri didepan rumah besar bergaya victorya tengah menatap jendela rumah itu dengan mata yang berbinar. "Andai saja ibu masih hidup pasti sekarang aku masih bisa duduk didepan perapian untuk menghangatkan tubuh sambil menikmati secangkir coklat panas buatan ibu,pasti akan sangat menyenangkan." gumam gadis itu dengan raut wajah sedih
"Gadis bodoh!! apa yang sedang kamu lalukan didepan sana? cepat kembali bekerja! jangan hanya tau makan dan minum saja!" sentak seorang pria paruh baya diseberang jalan
"I..iiya ayah maaf."
Gadis itu langsung membuang jauh-jauh angan-angannya dan kembali berkeliling menjual tumpukan koran ditangannya.
Gadis itu terus berjalan dijalanan kota paris yang tertutup salju. Tubuhnya gemetar kedinginan, dia hanya mengenakan sweater dan celana panjang tipis dan sudah lusuh. Dia memegangi koran dengan tangan yang gemetar sambil terus berjalan dijalanan kota paris yang sudah mulai larut dan sepi.
"Ibu aku kedinginan, perutku lapar bu, aku sudah tidak kuat berjalan lagi. Bu aku mau bertemu ibu. Bu semenjak kematian ibu ayah jadi orang yang sangat berbeda. Ayah jadi kasar, ayah selalu membentakku dan menyuruhku terus bekerja. Kalau koran yang kujual masih tersisa ayah akan menghukumku diruangan yang gelap dan sempit. Bu aku takut aaku mau bertemu ibu." ucap gadis itu dengan air mata yang mengalir dipipinya yang pucat pasi. Bibirnya mulai berwarna biru keunguan.
Gadis itu terjatuh dan meringkuk dijalanan kota paris yang tertutup salju. Pandangan matanya yang gelap dan mulai kabur, air mata yang terus membasahi wajahnya dan mulai membeku.Tubuhnya semakin melemas, dia mendekap koran yang ada ditangannya dengan sisa-sisa tenaganya. Kesadarannya mulai menghilang,tubuhnya perlahan mulai tertutup salju yang dingin.
"Ibu! ibu akhirnya Icha bisa bertemu ibu. Icha rindu bu hiks...hiks... Icha nggak mau pisah sama ibu lagi."
Gadis itu menangis sejadi-jadinya dipelukan ibu yang selama ini ia rindu. Ibunya tersenyum hangat dan memeluknya erat. "Iya sayang ibu nggak akan pergi lagi. Sekarang Icha sama ibu disini. Nggak akan ada lagi yang menghukum dan membentak Icha sekarang." gadis itu mengangguk senang mendengar ucapan ibunya.
Keesokan hari dikota paris
#Surat Kabar
Telah ditemukan dijalan Xxx diseberang jalan,seorang gadis berusia 7 tahun berambut pirang dan bermata hazel tengah terbujur kaku dengan mendekap sebuah koran ditangannya sudah tertutup salju dan sudah tidak bernyawa.
Happy reading💙💙💙
Chek profil aku dan baca cerita aku yang lain ya😊
Makasih💙 jangan lupa tinggalin jejak dibawah ini hehe